Klinik Kuret Terdekat Paling Ampuh Langsung Berhasil

DWQA QuestionsCategory: QuestionsKlinik Kuret Terdekat Paling Ampuh Langsung Berhasil
Haji Kates asked 1 month ago

Klinik Kuret Terdekat Paling Ampuh Lansung Berhasil – Prosedur kuret merupakan prosedur bedah singkat di mana serviks dibuka dan sebuah alat
digunakan untuk mengambil lapisan rahim. Dengan memahami apa yang terjadi sebelum,
selama, dan setelah prosedur kuret, Anda dapat meredakan rasa khawatir dan membuat
prosesnya tersebut berjalan lancar.
 
Konsultasi Klik https://api.whatsapp.com/send?phone=6281911231551
 

Kapan prosedur kuret dibutuhkan?
Anda akan membutuhkan proses kuret ketika hal berikut ini terjadi:
Pengangkatan jaringan di rahim selama atau setelah keguguran. Aborsi atau mengangkat
bagian kecil plasenta setelah melahirkan. Hal ini dapat membantu mencegah infeksi atau
pendarahan berat.

Diagnosa atau menangani pendarahan rahim abnormal. Kuret bisa membantu mendiagnosis
atau mengatasi pertumbuhan polip, hormon tidak seimbang, atau kanker rahim, serta tumor
jinak. Sampel jaringan rahim biasanya dilihat di bawah mikroskop untuk memeriksa adanya
sel abnormal.

 Kuret sendiri bisa mendiagnosis atau mengatasi kondisi normal pada rahim. Untuk
mendiagnosis kondisi tertentu, dokter biasanya merekomendasikan jenis kuret yang
disebut endometrial sampling untuk mendiagnosis kondisi bila:
 Anda mengalami pendarahan rahim abnormal
 Anda mengalami pendarahan setelah menopause
 Dokter menemukan sel endometrial abnormal selama tes kanker serviks rutin.
 Prosedur kuret juga jadi cara untuk mengatasi kondisi tertentu. Dokter mengangkat isi
dari dalam rahim, bukan hanya sampel kecil jaringan. Hal ini biasa dilakukan oleh
para dokter untuk:
 Membersihkan jaringan yang masih ada di rahim setelah keguguran atau aborsi untuk
mencegah infeksi atau pendarahan berat
 Mengangkat kehamilan molar, di mana tumor terbentuk.
 Mengatasi pendarahan berlebih setelah melahirkan dengan membersihkan plasenta
yang masih ada di rahim
 Mengangkat polip serviks atau rahim, yang biasanya tidak menyebabkan kanker.

Dokter dapat melakukan kuret bersamaan dengan prosedur yang disebut hysteroscopy.
Selama prosedur kuret ini, dokter memasukkan alat kecil dengan kamera dan lampu, melalui
serviks sampai rahim.
Dokter kemudian melihat lapisan rahim pada layar, menentukan area yang terlihat abnormal,
memastikan tidak ada polip dan mengambil sampel jaringan yang dibutuhkan. Selama
hysteroscopy, dokter juga mengangkat polip rahim dan tumor jinak.

Yang terjadi saat jalani prosedur kuret
Anda bisa jalani kuret di klinik dokter atau rumah sakit. Biasanya butuh waktu hanya sekitar
10 sampai 15 menit, tapi Anda perlu tinggal di klinik atau rumah sakit selama minimal 5 jam.

Sebelum menjalani prosedur kuret, Anda perlu mengisi formulir tentang riwayat kesehatan.
Tanyakan ke dokter tentang apapun yang Anda ingin tahu tentang prosedur kuret. Pastikan
memberitahu dokter bila:
 Anda hamil
 Anda sensitif atau alergi terhadap obat, yodium atau lateks
 Anda memiliki riwayat gangguan pendarahan atau minum obat pengencer darah.
 Anda akan menerima anestesi, yang sebelumnya telah dijelaskan oleh dokter.
Jenisnya bergantung pada prosedur yang Anda butuhkan.
 Bila Anda menerima anestesi umum, Anda tidak akan terbangun selama prosedur
kuret
 Bila Anda menerima anestesi spinal atau epidural, Anda akan mengalami mati rasa
mulai dari pinggang ke bawah
 Bila menerima anestesi lokal, Anda akan terjaga selama prosedur kuret dan area di
sekitar serviks akan mati rasa.

Sebelum melakukan prosedur kuret, Anda perlu melepas pakaian, menggunakan baju khusus
dan mengosongkan kandung kemih.

Selama prosedur kuret berlangsung, Anda diminta berbaring telentang dan menempatkan
kaki seperti ketika pemeriksaan panggul. Lalu dokter memasukkan spekulum ke vagina dan
menahan serviks dengan penjepit. Meski prosedur kuret tidak membutuhkan jahitan atau
sobekan, dokter akan membersihkan serviks dengan larutan antiseptik.

Prosedur kuret melibatkan dua langkah utama:
Dilation. Membuka dan melebarkan bukaan bagian bawah rahim untuk memasukkan alat.
Dokter bisa memasukkan batang kecil (laminaria) ke bukaan rahim atau menggunakan obat
sebelum prosedur kuret untuk melunakkan serviks dan menyebabkannya meluas.

Curettage. Pengambilan lapisan dan mengangkat lapisan rahim dengan alat berbentuk sendok
panjang. Dokter juga bisa menggunakan kanula untuk menghisap kandungan yang tersisa dari
rahim. Contoh jaringan nantinya akan dibawa ke lab untuk pemeriksaan.
Kadang prosedur lain dilakukan selama kuret. Misalnya, dokter memasukkan alat untuk
melihat bagian bawah rahim.

Setelah kuret, ada kemungkinan beberapa efek samping akan terjadi. Efek samping yang
umum berupa:
 Kram
 Bercak atau pendarahan ringan
Komplikasi seperti serviks rusak, rahim, kandung kemih, atau pembuluh darah berlubang
dalam prosedur kuret sendiri jarang terjadi. Pastikan untuk menghubungi dokter bila Anda
mengalami salah satu dari gejala berikut setelah melakukan prosedur kuret:
 Pendarahan yang berat dan lama atau pembekuan darah

 Demam
 Nyeri sakit
 Bau tidak sedap dari vagina.

Walau sangat jarang, namun kasus jaringan luka yang terbentuk di dalam rahim, Asherman's
syndrome, bisa menyebabkan masalah kesuburan dan perubahan pada aliran menstruasi.
Melakukan prosedur pembedahan diketahui bisa memperbaiki masalah ini. Jadi pastikanlah
untuk melaporkan perubahan menstruasi yang abnormal setelah menjalani prosedur kuret.
Kuret sebagai pengobatan

Prosedur kuret tidak hanya untuk mendiagnosis kondisi tertentu, tapi juga sebagai langkah
pengobatan. Selain keguguran, prosedur kuret memungkinkan dokter mengangkat kehamilan
molar atau hamil anggur, yakni ketika tumor tumbuh di tempat kehamilan yang normal.

Kuret juga dilakukan pasca melahirkan pada wanita yang plasentanya tidak sepenuhnya
keluar setelah melahirkan. Jaringan berlebih diketahui sangat berbahaya bila tidak keluar dari
tubuh dalam beberapa menit setelah melahirkan.

Insiden yang jarang terjadi tapi dianggap sangat mengganggu adalah proses pengangkatan
IUD. Bila dokter gagal mengangkat IUD menggunakan metode standar, ada kemungkinan
terjadinya benang lepas dan tertinggal di dalam rahim.

Sehingga, pilihan satu-satunya adalah mengangkatnya melalui proses pembedahan. Hal ini
merupakan kendala yang umum terjadi pada wanita yang mengalami efek samping IUD.
Prosedurnya cukup mirip dengan prosedur kuret biasa, karena semua jaringan endometrial di
dalam tubuh harus diangkat.

Pemulihan setelah prosedur kuret
Setelah prosedur kuret dilakukan dan selesai, Anda akan diijinkan untuk pulang ke rumah.
Pun begitu, ketika Anda menerima anestesi umum, Anda kemungkinan akan merasa pening
untuk sementara dan mual serta muntah sejenak. Namun tak perlu khawatir, Anda bisa
kembali ke aktivitas normal dalam satu atau dua hari setelahnya.
 
 
Sementara itu, tanyakan dokter tentang apa saja yang perlu Anda hindari. Anda juga bisa
mengalami kram dan bercak ringan selama beberapa hari. Ini merupakan hal yang sangat
normal. Namun Anda perlu kenakan pembalut untuk mengatasi bercak dan minum pereda
sakit untuk meringankan nyeri.

Hal ini juga berdampak pada siklus menstruasi Anda yang selanjutnya. Untuk mencegah
bakteri masuk ke rahim, tunda terlebih dahulu hubungan seks dan gunakan tampon hingga
mendapat izin dari dokter. Temui dokter untuk pemeriksaan lanjutan dan jadwalkan untuk
penanganan yang dibutuhkan selanjutnya.
 
Konsultasi Klik https://api.whatsapp.com/send?phone=6281911231551
 

Apakah perempuan akan ditangani oleh dokter atau orang yang berpengalaman? Berhubung
tindakan bedah ini memerlukan keterampilan khusus, perempuan perlu memastikan bahwa
bukan sembarang orang melakukan tindakan bedah terhadap tubuhnya. Bagaimana
reputasinya? Apakah perempuan boleh didampingi ketika ada tindakan?